Dosen dan Mahasiswa SPs UMJ Ikuti Baitul Arqam Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah

Jakarta, 23 Agustus 2025 – Dosen dan mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ) turut menghadiri Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah pada 22–23 Agustus 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Reaktualisasi Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan untuk Mencerahkan Peradaban Bangsa” dan berlangsung penuh semangat dalam suasana kebersamaan, dengan tujuan untuk penguatan ideologi, serta peneguhan peran perempuan berkemajuan dalam menjawab tantangan zaman.

Rangkaian materi dalam Baitul Arqam dimulai dengan Penguatan Ideologi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang menekankan pentingnya mengembalikan gerakan ke ruh awal persyarikatan, yaitu dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang kontekstual dengan tantangan abad ke-21. Dilanjutkan dengan Reaktualisasi Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan yang memaparkan peran sentral perempuan dalam meneguhkan nilai Islam rahmatan lil-‘alamin melalui pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kepemimpinan publik.

Materi berikutnya membahas Kepemimpinan Transformasional dalam Gerakan Perempuan Islam, yang menggarisbawahi pentingnya melahirkan pemimpin perempuan yang visioner, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah dinamika masyarakat modern. Kemudian sesi Perempuan, Keadilan Sosial, dan Pembangunan Berkelanjutan menekankan bahwa keadilan gender dan keadilan sosial merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan.

Selain itu, materi Gerakan Perempuan Islam dan Tantangan Digitalisasi mengajak peserta untuk memperkuat literasi digital, menghadapi disrupsi teknologi, serta mengoptimalkan media digital sebagai sarana dakwah dan pemberdayaan umat. Terakhir, sesi Merawat Kebangsaan, Meneguhkan Peradaban menegaskan kembali peran strategis ‘Aisyiyah sebagai pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus membawa nilai Islam berkemajuan dalam membangun peradaban yang adil, damai, dan berkemakmuran.

Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A salah satu peserta yang juga Direktur SPs UMJ menyampaikan bahwa “Reaktualisasi gerakan perempuan Islam berkemajuan bukan hanya agenda internal ‘Aisyiyah, melainkan kontribusi nyata bagi peradaban bangsa. Perempuan harus hadir di ruang publik, membawa nilai keadilan, keilmuan, dan keberpihakan kepada yang lemah.”

Senada dengan itu, Prof. Dr. Masyitoh Chusnan, M.Ag sebagai Streering Committee yang juga Rektor UMJ tahun 2005-2015 menegaskan bahwa “Gerakan perempuan Islam berkemajuan adalah gerakan peradaban. Dengan memperkuat pendidikan, dakwah, dan kepemimpinan, ‘Aisyiyah akan terus menjadi pilar penting dalam mencerahkan umat sekaligus menjaga masa depan bangsa.”

“Partisipasi dosen dan mahasiswa SPs UMJ dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen akademik sekaligus gerakan dakwah untuk terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan gerakan perempuan Islam. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam menghadirkan Islam yang mencerahkan, membangun, dan berkemajuan bagi Indonesia dan dunia.” ungkap Herwina.